Lantunan Ayat Suci Menggema: Fadia Inayatul Kholik Sukses Tuntaskan Tasmi’ Juz ‘Amma

MADRASAH NURUL AINY – Suasana khidmat menyelimuti Aula Madrasah Nurul Ainy pada Selasa malam (06/01). Cahaya lampu aula seakan menjadi saksi atas dedikasi seorang santriwati bernama Fadia Inayatul Kholik dalam menjaga hafalan Al-Qur’annya melalui kegiatan Tasmi’ Juz ‘Amma.

Kegiatan yang dimulai tepat pukul 19.00 WIB ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk uji publik dan syiar Al-Qur’an di lingkungan madrasah. Acara ini dihadiri langsung oleh Dewan Pengasuh Al Hasany, jajaran ustadz, serta seluruh santri yang turut menyimak dengan saksama.

Rangkaian Acara yang Menyentuh Hati

Acara dibuka dengan agenda utama, yakni Tasmi’ Juz ‘Amma. Fadia Inayatul Kholik melantunkan ayat demi ayat dari Juz 30 dengan tartil di hadapan para penyimak. Keheningan aula hanya pecah oleh suara lantunan wahyu ilahi, menciptakan atmosfer spiritual yang mendalam bagi siapa pun yang hadir.

Setelah prosesi tasmi’ selesai, acara dilanjutkan dengan pembukaan resmi dan arahan dari Pengasuh Al Hasany. Dalam arahannya, pengasuh menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian Fadia. Beliau menekankan bahwa menghafal Al-Qur’an adalah sebuah kemuliaan, namun menjaganya adalah perjuangan seumur hidup. Arahan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi santri lain untuk semakin giat berinteraksi dengan Al-Qur’an.

Sebagai penutup yang sempurna, seluruh hadirin bersama-sama melantunkan tahlil dan doa bersama. Isak haru dan rasa syukur terpancar dari wajah para santri dan asatidz, memohon keberkahan agar hafalan yang telah diperdengarkan menjadi amal jariyah dan syafaat di hari akhir kelak.

Inspirasi Bagi Santri Lain

Keberhasilan Fadia dalam menyelesaikan Tasmi’ Juz ‘Amma ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh santri Madrasah Nurul Ainy. Kegiatan ini membuktikan bahwa dengan ketekunan dan bimbingan yang tepat, setiap santri mampu meraih prestasi spiritual yang membanggakan.

“Menghafal Al-Qur’an bukan tentang seberapa cepat kita selesai, tapi tentang seberapa lama kita mampu membersamainya dalam hati dan perilaku.”

Menempa pemimpin masa depan di MDT Nurul Ainy. Menyatukan ketajaman akal dan kemuliaan adab: Cerdas Berilmu, Santun Berperilaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda mungkin juga menyukainya